Stop-Loss Order adalah perintah yang ditempatkan oleh investor kepada broker untuk menjual sekuritas (saham, aset) ketika mencapai harga tertentu. Peran Stop-Loss Order adalah untuk membatasi kerugian investor pada posisi yang telah mereka ambil, berfungsi sebagai asuransi otomatis terhadap pergerakan pasar yang tidak terduga.
Dua Jenis Utama Stop-Loss Order (H2)
-
Standard Stop-Loss Order (H3): Menjual jika harga aset mencapai atau turun di bawah harga stop yang ditentukan.
-
Trailing Stop-Loss Order: Harga stop disetel sebagai persentase tetap di bawah harga pasar tertinggi yang dicapai aset tersebut. Ini memungkinkan investor untuk “mengunci” keuntungan sambil tetap melindungi dari pembalikan tren.
Peran Stop-Loss Order dalam Psikologi (H2)
Selain melindungi modal, Peran Stop-Loss Order juga sangat penting dalam mengatasi emosi. Dengan menetapkan stop-loss di awal, investor menghilangkan kebutuhan untuk membuat keputusan emosional (panik) ketika pasar turun.
Kesimpulan: Stop-Loss Order adalah alat manajemen risiko fundamental. Ini adalah aturan disiplin yang melindungi modal Anda dari kerugian yang tidak terkendali.