History: Early Modern History: The Enlightenment, Scientific Revolution, and Social Contract Theory

History (Sejarah) Modern Awal (sekitar $\text{1600}$–$\text{1800}$) dicirikan oleh dua revolusi intelektual yang mengubah cara pandang manusia terhadap dunia dan pemerintahan: The Scientific Revolution (Revolusi Ilmiah) dan The Enlightenment (Pencerahan), yang menghasilkan teori-teori politik mendasar seperti Social Contract Theory (Teori Kontrak Sosial).1. The Scientific Revolution (Abad ke-16 hingga ke-18):Definisi: Perubahan mendasar dalam ide-ide ilmiah di mana pandangan baru tentang alam semesta berdasarkan penalaran, observasi, dan eksperimen menggantikan pandangan Skolastik dan Aristotelian.Tokoh Kunci:Copernicus & Galileo: Mengembangkan model heliosentris (Matahari di pusat).Isaac Newton: Merumuskan hukum gerak dan gravitasi, menyatukan langit dan bumi di bawah satu set hukum matematika.Warisan: Mempromosikan Empirisme dan Rasionalisme sebagai alat untuk mendapatkan pengetahuan.2. The Enlightenment (Pencerahan – Abad ke-18):Definisi: Gerakan intelektual yang menekankan akal (Reason), individualisme, dan skeptisisme terhadap otoritas agama dan politik tradisional. Para pemikir (Philosophes) berusaha menerapkan metode ilmiah pada masyarakat dan pemerintahan.Tema Kunci: Kebebasan, hak-hak individu, pemisahan kekuasaan.3. Social Contract Theory (Teori Kontrak Sosial):Fokus: Menjelaskan asal-usul masyarakat dan legitimasi otoritas negara atas individu.Tokoh Kunci:Thomas Hobbes (Leviathan): Menggambarkan “keadaan alamiah” (state of nature) sebagai “solitary, poor, nasty, brutish, and short” dan berpendapat bahwa individu menyerahkan hak demi keselamatan kepada penguasa absolut (Kontrak Sosial untuk ketertiban).John Locke: Berpendapat bahwa individu memiliki hak-hak kodrati (natural rights) (hidup, kebebasan, properti) dan bahwa pemerintah harus melindungi hak-hak tersebut. Jika pemerintah gagal, rakyat memiliki hak untuk menggulingkannya.Jean-Jacques Rousseau: Berpendapat bahwa Kontrak Sosial adalah perjanjian antar individu untuk tunduk pada Kehendak Umum (General Will), yang merupakan sumber kedaulatan.Pengaruh The Enlightenment dan Social Contract Theory dalam History sangat besar, meletakkan dasar ideologis untuk Revolusi Amerika dan Revolusi Prancis.